Alasan Quique Setien Cocok Bagi Barcelona

Sepakbola

Masa Ernesto Valverde di Barcelona sudah berakhir pada Senin yang lalu. Pelatih yang berasal dari Spanyol itu diakhiri oleh pihak manajemen Barcelona setelah menadapat hadiah kekalahan 2-3 dari Atletico Madrid dalam semifinal Piala Super Spanyol 2019 kemarin.

Mantan juru taktik Real Betis, Qiuque Setien dipercaya oleh pihak manajemen Barcelona untuk menjabat jabatan yang ditinggalkan Valverde. Setien dianugerahi dengan kontrak dua setengah musim oleh pihak manajemen Barcelona untuk menangani tim Barcelona.

Keberadaan Setien dperkirakan memberikan penyegaran dalam klub Barcelona yang dalam enam bulan terakhir ini selalu mendapat masalah. Masalah utama yang dimiliki Barcelona pada musim 2019-2020 ialah regenerasi pemain. Oleh karena itu, Barcelona pun membeli beberapa pemain baru serta muda dalam acara bursa transfer musim panas 2019 yang lalu.

Tetapi, para pemain baru seperti Neto, Junior Firpo, Frenkie de Jong serta Antoine Griezmann kesulitan saat beradaptasi ketika Valverde menjadi pelatih. Sekarang cuma De Jong dan juga Griezmann yang nyaman bermain dengan Barcelona sedangkan Neto dan Firpo justru bernasib sebaliknya.

Kehadiran Setien diharapkan mampu membuat para pemain baru makin cepat beradaptasi dalam Barcelona. Selain kedua pemain tersebut tadi, kedatangan Setien pun diharapkan membantu Ousmane Dembele meningkatkan ketrampilannya yang semenjak awal musim ini menurun yang diakibatkan cedera.

Padahal ketika memperoleh kejayaan bersama Guardiola, klub Barcelona dipenuhi para pemain lulusan akademinya tersebut. Sekarang ini hanya ada Carles Perez dan Ansu Fati yang sering bermain untuk Barcelona.

Kedatangan Setien yang telah membawa Betis dapat menaikkan peringkat permainan Fabian Ruiz, Cristian Tello, dan Marc Bartra diharapkan dapat melakukan hal yang di Barcelona. Setien diharapkan mampu mengangkat bakat-bakat muda La Masia ke tim utama Barcelona dan memolesnya sehingga menjadi pemain yang benar benar bisa diandalkan.

Semasa Valverde memegang tampuk kendali, Barcelona dinilai permainan sepakbolanya berbeda dari akar filosofi tiki-taka yang telah ditanamkan oleh Johan Cruyff. Apa yang sudah dilakukan Valverde tak salah sebab ia juga mampu mempersembahkan trofi Liga Spanyol, Copa del Rey serta satu Piala Super Spanyol ke Camp Nou.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *