Masih Mendapat Dukungan Dari Penggemar Walau Jarang Menang, Rossi Bangga

Memang dalam lintasan MotoGp sudah cukup lama Valentino Rossi tak lagi merasakan rasa manisnya kemenangan yang diperoleh. Tim The Doctor untuk terakhir kalinya mampu meraih kemenangan diarena balapan MotoGP dinegara Belanda pada Juni 2017 yang lalu alias sekitar tiga tahun lalu dan juga dengan 46 balapan beruntun. Namun, penggemar Valentino Rossi tiak pernah absen memberikan dukungan untuknya di lintasan arena balap.

Meskipun pada saat ini Marc Marquez berjaya di arena lintasan MotoGP untuk beberapa tahun terakhir, nama Valentino Rossi tetap yang paling populer. Pria yang telah berusia 40 tahun itu sampai saat ini masih menjadi sampul utama MotoGP meskipun banyak pembalap muda yang bermunculan.

Melihat masih adanya dukungan dari para penggemar yang berada di tribun dan juga media sosial, Valentino Rossi merasa sangat bersyukur. Pembalap yang terkenal dengan nomor 46 itu mengakui apabila ia bangga karena masih mempunyai banyak penggemar yang memberinya dukungan secara militan.

“Saya sangat merasa senang dan bangga karena pada saat Anda menjadi pemenang dan nomor satu, sangat gampang sekali melihat banyak penggemar yang memberikan dukungan. Tetapi, dalam sepanjang karier saya, ternyata apa yang telah saya lakukan bisa menyentuh hati banyak orang dan juga memberikan kesan baik,” ungkap Valentino Rossi, pada senin yang lalu.

“Pada saat saya menjalani masa-masa yang cukup sulit di Ducati serta kehilangan gelar dengan dramatis pada tahun 2015 yang lalu, para penggemar tak pernah melupakan saya. Namun sayangnya, pada fase ini saya kesulitan untuk menjadi kompetitif lagi, namun dukungan yang ditujukan untuk saya tetap besar,” tukas juara dunia MotoGP tujuh kali tersebut.

Dan sebagai salah satu spesialnya Valentino Rossi, bahwa dalam beberapa penyelenggara balapan sengaja menyajikan satu tempat tribun khusus untuk para penggemarnya seperti yang berada di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia. Dan juga kehormatan serupa cuma bisa diperoleh Marc Marquez, yang dianggap bisa menjadi penerus Valentino Rossi dalam arena lintasan balap motor.

Harley Davidson Mengembangkan Teknologi Cruise Control

Cruise Control merupakan teknologi yang diterapkan pada mobil dengan memiliki kelengkapan fungsi untuk mengatur kecepatan mesin supaya stabil ketika berkendara tanpa harus menginjakkan kaki pada pedal gas. Dilansir dari situs Rideapart.com pada Selasa (20/08) Perusahaan motor asal Amerika, Harley-Davidson untuk dapat mempunyai hak paten atas teknologi Cruis Control pada motornya.

Penerapan teknologi mutakhir Cruise Control untuk kendaraan roda dua diperkirakan dapat  makin meluas untuk bisa diadaptasi, khususnya untuk jenis sepeda motor yang biasa melakukan tur jarak jauh. Merk pabrikan terkenal seperti KTM, Ducati juga Bosch sedang mengatur perencanaan untuk bisa mengadaptasi teknologi yang satu ini beberapa kurun waktu mendatang.

Teknologi mutakhir Cruise Control yang dipunyai oleh mobil yang mempunyai sistem yang cukup mudah, mobil model ini akan menyesuaikan dengan kecepatan kendaraan untuk menjaga jarak tertentu dengan kendaraan yang ada didepannya. Jarak yang dimiliki bisa bervariasi, hal ini bisa menyesuaikan dengan kendaraan yang ada didepannya mulai dari kendaraan yang besar hingga kecil.

Sementara penerapannya ini teknologi Cruise Control pada sepeda motor masih dalam proses tahap perencanaan, bahkan teknologi mutakhir ini tidak sepopuler yang sudah diterapkan untuk beberapa kendaraan beroda empat. Tetapi untuk saat ini sejumlah pabrikan sedang menggarap rencana teknologi ini, khususnya Harley-Davidson.
Sebuah hak paten yang sudah diterbitkan pada tanggal 15 Agustus yang lalu menunjukan bahwa Pabrikan Milwaukee sedang melakukan rancangan pengembangan sistem perangkat Cruise Control.

Sistem yang diterapkan tidak cuma bisa mendeteksi kendaraan di depan, tetapi juga bisa mendeteksi melebihi satu kendaraan di jalur yang sama. Konsep awal dari teknologi Cruise Control ini yaitu bisa membedakan antara mobil dan sepeda motor berdasarkan posisi di jalurnya. Bahkan teknologi Cruise Control ini juga bisa menyesuaikan kecepatan kendaraan di depannya.

Sebagai salah satu contohnya, untuk penerapannya ini teknologi Cruise Control terdapat dua kendaraan motor yang melaju di depannya. Lalu Cruise Control otomatis bisamemberikan pilihan kepada pengendara untuk mengunci salah satu dari kedua sepeda motor tersebut. Sistem ini diperkirakan akan digabungkan dengan sistem pengereman otomatis yang telah dipatenkan sebelumnya. Sehingga Harley-Davidson bisa menyediakan teknologi yang aman serta menyeluruh yang diterapkan pada motornya di masa depan.