Menkominfo Ungkap Kesiapan Indonesia Menjadi Negara Digital Pada 2035

Politik

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan jika Indonesia siap menjadi negara digital untuk tahun 2035. Karena Indonesia sudah membangun infrastruktur telkom besar-besaran. Hal itu dinyatakan ohnny pada sesi Digital Ministers Meeting di acara Internet Governance Forum 2019 di Berlin, Jerman,

Menkominfo mengimbuhkan bahwa ada banyak provinsi, kabupaten, serta kota yang sebelumnya terbelakang sekarang sudah memperoleh manfaat dari fungsi ponsel serta akses pita lebar.

“Pada 2024 nanti, daerah-daerah terpencil di semua jajaran kepulauan akan memperoleh manfaat dari internet kecepatan tinggi 10 megabit per detik. Pembangunan infrastruktur komunikasi dan informasi besar-besaran inilah yang akan membuat negeri kami siap menjadi negeri digital di tahun 2035,” ungkap Johnny dalam keterangan resminya,

Lebih lanjut Menteri Johnny menjabarkan, pengalaman Indonesia dalam menggelar transformasi digital tentu saja lebih menantang dibandingkan negara lain, di tengah tantangan yang cukup berat untuk alam kepulauan juga kependudukan Indonesia.

“Untuk konteks geografis yang menantang itu, Presiden JokoWi menegaskan untuk membangun dengan cara Indonesia-sentris, artinya tidak ada daerah maupun pelosok yang dikesampingkan. Presiden kami sudah menjadikan pembangunan infrastruktur menjadi pusat dari agendanya. Tidak cuma membangun pelabuhan, jalan tol, maupun bandara baru, kami pun membangun beberapa jaringan optik, satelit multifungsi, serta base transceiver station (BTS) di seantero wilayah negeri,” paparnya.

Proyek menjadi negara digital ini juga atas pertimbangan jika selama ini Indonesia sudah menjadi sebuah negara besar untuk prihal internet, terutama partisipasi di media sosial. Dengan basis pengguna internet mencapai 150 juta orang, Menteri Kominfo mengatakan Indonesia telah menjadi mesin digital Asia Tenggara.

“Dalam ranah media sosial, Indonesia adalah negara kelima yang memiliki peran paling aktif secara digital di dunia. Indonesia menjadi pasar terbesar ke-4 untuk Facebook dan Instagram. Sekitar 40% dari warga Indonesia tercatat aktif sebagai pemakai Whatsapp,” imbuh Johnny.

Untuk mendukung misi tersebut, Kementerian Kominfo telah dan akan menyelenggarakan program-program keterampilan dan literasi digital memastikan terciptanya ekosistem ekonomi digital dalam skala nasional dan global.

Program-program tersebut antara lain adalah program Keterampilan Digital Dasar lewat Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi, dilanjutkan dengan program Keterampilan Digital Menengah melalui Digital Talent Scholarship, dan program Keterampilan Digital Lanjutan melalui Digital Leadership Academy. Semua program itu melibatkan bermacam pemangku kepentingan dan ekosistem, yaitu perusahaan teknologi serta telekomunikasi, sekolah, lembaga pemerintah, maupun komunitas lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *