Legenda Arsenal Tidak Setuju Liverpool Dinobatkan Jadi Juara Liga Inggris Sekarang

Legenda Arsenal Tidak Setuju Liverpool Dinobatkan Jadi Juara Liga Inggris Sekarang

Sepakbola

Sang Legenda Arsenal yang pada saat sekarang menjadi seorang pengamat persepakbolaan, Paul Merson tak menyetujui apabila Liverpool dinobatkan jadi juara dalam Liga Inggris 2019-2020 pada saat ini. Menurut pendapat Merson, Liverpool pada dasarnya sudah menjadi juara dalam Liga Inggris namun secara matematis koleksi poin yang telah dikumpulkan oleh Liverpool masih dapat disusul.

Gelar sebagai juara dalam Liga Inggris pada musim ini belum secara resmi menjadi hak milik Liverpool walaupun telah unggul 25 poin dari klub Manchester City yang berada di posisi runner up. Karena, secara matematis Manchester City masih dapat menyalip koleksi poin yang dimiliki oleh Liverpool walaupun kesempatan tersebut sangat kecil.

The Reds sebetulnya cuma memerlukan dua kemenangan lagi supaya koleksi poinnya tak dapat disusul oleh Manchester City. Namun, kompetisi sedang dihentikan sampai tanggal 3 April 2020 dikarenakan makin ganasnya wabah virus corona yang menyebar luas keseluruh penjuru di dunia.

Dan hasilnya, untuk Liga Inggris musim kali ini terhenti pada pekan ke-29. Keadaan tersebut menimbulkan berbagai macam opini yang muncul sebagai jalan keluar atas kelanjutan Liga Inggris pada musim ini. Dan salah satunya ialah dengan menobatkan Liverpool sebagai sang juara Liga Inggris untuk musim ini sekarang, akan tetapi gagasan tersebut ternyata tidak mendapat persetujuan dari Merson. Sang legenda Arsenal itu berpendapat apabila gelar juara itu tak akan terasa sama untuk Liverpool.

“Anda pasti akan dapat merasakannya, sudah menunggu selam 30 tahun untuk memperoleh gelar tersebut. Apabila itu Manchester City yang unggul dengan 25 poin jelas saja tak akan ada yang peduli! Disebabkan mereka telah memenangkannya. Tim ini sama sekali belum memenangkannya selama 30 tahun lamanya! Ini layaknya seperti sebuah film,” kata Merson, mengutip dari Sportlens, Pada hari rabu kemaren.

“Saya benar-benar telah merasakannya bahkan apabila Anda menghadiahkan gelar juara liga terhadap mereka sekarang ini, maka secara matematis itu bukanlah sebuah kemenangan. Saya mengerti jika mereka pada dasarnya telah memenangkannya, kami juga tahu itu, tetapi tak sama! Memalukan,” tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *