Penyebab Sakit Kepala Setelah Makan

Penyebab Sakit Kepala Setelah Makan

Kabar Terbaru

Konsumsi berupa makanan memang dapat membuat seseorang menjadi muncul rasa ngantuk dan juga lemas. Tidak hanya itu, mereka juga memiliki kemungkinan besar untuk terserang sakit kepala. Ya, untuk keluhan sakit kepala memang dialami oleh banyak orang setelah mengonsumsi makanan. Umumnya sakit kepala yang muncul terbilang cukup tajam, seperti kepala ditusuk – tusuk jarum.Ternyata, terdapat beberapa penyebab mengenai hal tersebut, mulai dari makanan yang dikonsumsi sampai kondisi kesehatan tertentu. diantaranya

• Migrain

Perhatikan sakit kepala yang muncul setelah makan. Saat sakit kepala muncul di salah satu bagian sisi saja, hal tersebut kemungkinan besar seseorang mengalami migrain. Untuk migrain tersebut dapat terjadi karena sejumlah makanan ataupun minuman tertentu. Umumnya migrain dapat disebabkan oleh tiramin, yakni zat yang terkandung dalam keju, krim asam ataupun yogurt. Tidak hanya itu, berbagai makanan seperti kecap, jeruk, ati ayam dan daging yang telah diawetkan juga dapat menjadi penyebab dari migrain.

Selain munculnya sakit kepala, mereka juga mungkin dapat mengalami berbagai gejala lainnya, seperti muntah, peka terhadap cahaya serta perasaan seperti ingin pingsan. Salah satu cara yang bisa dilakukan dalam mencegah migrain yakni dengan menghindari sejumlah makanan pemicunya.

• Reaksi Alergi

Munculnya sakit kepala sesudah makan dapat menjadi salah satu reaksi alergi terhadap makanan maupun zat – zat tertentu. Untuk reaksi alergi tersebut bisa mengakibatkan tubuh menjadi memproduksi histamin, yakni suatu senyawa yang sangat penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh. Histamin ini nantinya dapat mengakibatkan gatal, sakit kepala maupun bersin – bersin.

• Gula Darah Rendah

Untuk mereka yang merasakan munculnya sakit kepala setelah makan diharapkan agar lebih berhati – hati. Hal tersebut bisa jadi mereka terkena hipoglikemia reaktif. Hipoglikemia merupakan kondisi ketika glukosa ( kadar gula ) dalam darah mengalami penurunan secara tiba – tiba atau drastis. Untuk glukosa dalam darah ini diperoleh dari berbagai jenis makanan yang tinggi akan kandungan karbohidrat. Kemudian, karbohidrat diserap oleh tubuh. Karbohidrat yang telah menjadi glukosa akan diubah menjadi sumber energi melalui bantuan insulin. Insulin diperoleh dari organ pankreas.

Ketika pankreas memperoleh insulin dengan jumlah yang banyak pada tubuh, kadar gula darah seseorang juga akan turun dengan tiba – tiba secara drastis. Hal ini terjadi karena insulin nantinya akan langsung menghabiskan pasokan glukosa dalam darah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *